University of Riau

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
E-mail Cetak PDF

Yudisium Periode V Program Pascasarjana Universitas Riau

 

Yudisium Periode V Program Pascasarjana Universitas RiauPekanbaru, www.unri.ac.id - Pagi Sabtu, di lantai II Gedung A Program Pascasarjana Universitas Riau Kampus Gobah mulai dipadati peserta yudisium. Padahal,  jam baru saja menunjukkan pukul 07.30 WIB. Masih terhitung pagi untuk sebuah aktivitas kantor. Tapi agaknya karena terselip rasa bangga dan haru, para peserta yudisium sangat antusias menghadiri penabalan gelar pascasarjana yang bakal disandangnya pada hari itu. Seperti halnya Sony salah seorang peserta Yudisium dari Program Studi Manajemen Strata Dua, ia mengaku lega atas segala upayanya untuk merampungkan studi dan meraih gelar master bidang manajemen. “Akhirnya saya bisa bernapas lega. Karena saya bisa wisuda tahun ini. Padahal, sebelumnya saya sempat khawatir kalau penelitian saya tidak bisa selesai, tapi Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar. Bisa juga pakai toga tahun ini,”ucap Sony sambil sumringah. Maklumlah bagi Sony yang juga kerja kantoran di luar kota, untuk menyelesaikan tesis butuh keseriusan yang tinggi. Wajar saja, kalau lelaki berdarah Tapanuli ini harap-harap cemas.

 

Kisah Sony hanya episode kecil dibanding dengan 93 orang peserta yudisium lainnya pada tanggal 28 Juli 2012 Sabtu lalu tersebut. Tentu akan lebih seru jika satu-satu peserta yudisium mengisahkan suka-dukanya pada acara penuh khidmat tersebut. Karena tak hanya dihadiri oleh Direktur Program Pascasarjana, Asisten Direktur I, Asisten Direktur II, Komisi Pasca Sarjana Universitas Riau, tapi juga dihadiri oleh Pembantu Rektor I bidang Akademik Universitas Riau, Prof. Dr. Ir. H. Aras Mulyadi, DEA, bersama Ketua dan Sekretaris Program Studi. Pada kesempatan yang sama, Direktur Program Pascasarjana Universitas Riau, Prof. Dr. H.B. Isyandi, SE, MS menjadi orang yang paling bersuka cita pada hari berbahagia tersebut. Karena lelaki yang karib disapa ‘Pak Is’ ini merasa gelaran yudisium pada periode kelima ini adalah yang terbanyak. Apalagi yudisium ini  salah satu modal untuk mengenakan toga pada wisuda Oktober nanti.

 

DARI PERISTIWA 'AKAD NIKAH' MAHASISWA PASCA

"Layaknya sebuah perkawinan, dimulai dengan akad nikah. Hal itu menjadi modal peserta yudisium untuk turut serta pada wisuda Pasca Sarjana Universitas Riau pada Oktober nanti. Sebuah penabalan yang ditunggu-tunggu tersebab sekali penyelenggaraan di tahun 2012"

 

“Ibarat pesta perkawinan, saudara-saudara ini sama artinya telah akad nikah.....tinggal pestanya pada wisuda bulan Oktober nanti”, ungkap Direktur PPs UR sambil berseloroh. Meski terkesan berseloroh, pria yang besar di Tanjungpinang ini mengungkapkan bahwa dengan dilangsungkannya yudisium ini, peserta yudisium telah berhak menggondol gelar pascasarjana, dan praktis menjadi syarat sah untuk ikut dalam acara puncak wisuda pascasarjana nanti. Satu hal lagi yang dikatakan oleh Profesor Isyandi, dengan keikutsertaan dalam acara wisuda tersebut, dengan sendirinya mahasiswa dikembalikan ke masyarakat. Untuk mengabdikan ilmunya untuk masyarakat tempatan.

“Dengan sendirinya saudara-saudara kami kembalikan kepada keluarga masing-masing. Artinya silahkanlah mengabdikan ilmunya pada tempat kerja saudara, daerah di mana saudara menetap, yang nantinya akan memberikan kesan baik untuk pengembangan ilmu pengetahuan secara umum”, papar lelaki yang dua periode menjabat sebagai Pembantu Dekan I bidang akademik Fakultas Ekonomi ini di depan peserta yudisium.

Ada sembilan program studi yang mengirimkan peserta yudisium pada periode kelima ini. Yaitu: Program Studi Ilmu Lingkungan, Program Studi Ilmu Politik, Ilmu Administrasi, Sosiologi, Manajemen Strata Dua, Sains Manajemen, Akuntansi, Ilmu Pertanian, dan Manajemen Pendidikan.  Walaupun tak semua ketua program studi yang hadir, beberapa ketua program maupun sekretaris program studi, menunjukkan rasa senang dan bangga telah memberikan yang terbaik terutama untuk Universitas Riau secara umum, karena bagaimanapun lulusan pascasarjana akan membawa nama baik universitas ini ke tengah-tengah masyarakat. Rasa bangga tersebut tercurah juga dalam sambutan Pembantu Rektor I bidang Akademik, Prof. Dr. Ir. H. Aras Mulyadi, DEA, yang mengatakan kalau keberhasilan lulusan pascasarjana merupakan keberhasilan Universitas Riau juga.

“Dengan berhasilnya saudara menyendang gelar akademik pada masing-masing program studi, dengan demikian, merupakan keberhasilan Program Pascasarjana secara khusus dan Universitas Riau secara umum dalam mengelola program studi sekaligus melahirkan ilmuan di bidangnya masing-masing. Nah, tinggal lagi bagaimana saudara-saudara mengemban amanah tersebut untuk disumbangkan demi tujuan pengembangan ilmu dan teknologi”, tekan pria asal Kuansing ini di hadapan peserta yudisium.

Secara otokritik, apa yang disampaikan oleh Profesor Aras ini sejatinya memberikan masukan berarti bagi pengembangan Program Pascasarjana go public. Agaknya langkah konkrit tersebut telah dimulai dengan pembukaan pendaftaran on line Program Pascasarjana dalam semester ganjil tahun akademik 2012/2013 ini. Langkah ini merupakan pelayanan akademik yang semakin meningkat dalam kurun waktu satu tahun belakang.

“Beberapa peningkatan pelayanan akademik sudah mulai satu demi satu kita lakukan. Di antaranya dengan pendaftaran on line pada semester ganjil tahun akademik 2012/2012 ini. Hal ini tentu saja dengan maksud untuk mudah mengakses Program Pascasarjana hingga ke daerah-daerah,”ungkap Prof. Isyandi senarai acara yudisium tersebut. Apa yang diungkapkan oleh Prof. Isyandi merupakan awal dari perubahan besar yang akan dilakukan Program Pascasarjana ke depan. Karena seiring dengan ini, kini telah bertambah jumlah program studi baru di lingkungan Program Pascasarjana Universitas Riau.

Penambahan Program Studi baru tersebut yaitu Program Studi Matematika, Program Studi Teknik Kimia, dan Program Studi Teknik Sipil. Ketiganya pun ternyata mendapat antusiasme yang tinggi dari calon mahasiswa. Artinya, peluang untuk kembali membuka program studi baru di lingkungan Program Pascasarjana Universitas Riau cukup signifikant. Seperti halnya daerah tetangga, Universitas Andalas (Unand Padang), yang saat ini telah memiliki 26 program magister dan 5 program doktor.

“Kita harap hingga tahun 2014, kita sudah mencapai paling tidak 20 program magister di lingkungan Program Pascasarjana Universitas Riau, dan tentunya ada peningkatan dalam pembukaan program doktor. Prestasi Unand, dan universitas tetangga lainnya dalam pembukaan program studi baru hendaknya memacu semangat kita bersama antara jajaran pimpinan dan staf di lingkungan Program Pascasarjana dan Universitas Riau tentunya”, yakin Dr. Hasanuddin, MSi selaku Asisten Direktur I bidang akademik di sela-sela usainya kegiatan Yudisium lalu. (Pubdok-PPs-UR)***

 

Suasana Yudisium V yang dihadiri para pimpinan Pascasarjana UR

Suasana Yudisium V yang dihadiri para pimpinan Pascasarjana UR


Sambutan Direktur Program Pascasarjana UR Prof. Dr. H.B. Isyandi, MS

Sambutan Direktur Program Pascasarjana UR Prof. Dr. H.B. Isyandi, MS

 

Para Peserta Yudisium Saat Mengisi Absensi Kehadiran

Para peserta Yudisium saat mengisi absensi kehadiran

 

Serah terima gelar Magister oleh Direktur Program Pascasarjana kepada peserta Yudisium

Serah terima gelar Magister oleh Direktur Program Pascasarjana kepada peserta Yudisium

You are here: Arsip Berita Berita UR Yudisium Periode V Program Pascasarjana Universitas Riau

joomla site stats